8 Larangan – Larangan waktu ada di Masjid

1. Dilaranh Berkata yang Kotor serta Tidak Wajar di Masjid

Tempat yang suci pasti tidak patut terkecuali untuk ucapan-ucapan yang suci serta terpuji juga. Maka dari itu, jangan berkelahi, berteriak-teriak, melantunkan syair yang tidak bagus di masjid, serta yang sekiranya. Demikian juga dilarang berjual beli ke dalam masjid serta memberitahukan barang yang hilang. Nabi  bersabda (yang artinya), “Jika kamu lihat orang jual atau beli di masjid karena itu sebutkanlah, ‘Semoga Allah tidak memberikan peruntungan dalam jual belimu!’ Serta jika kamu lihat ada orang yang mengeraskan suara di masjid untuk cari barang yang hilang, sebutkanlah, ‘Semoga Allah  tidak mengembalikannya padamu’.

2. Dilarang main-main di masjid kecuali permainan yang memiliki kandungan bentuk melatih ketangkasan dalam perang

Ini seperti dulu beberapa orang Habasyah bermain perang-perangan di masjid serta tidak dilarang oleh Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.

3. Tidak Jadikan Masjid Untuk Tempat Lalu Lalang

Tidak sepantasnya seorang muslim berlalu di masjid untuk satu kebutuhan tanpa ada kerjakan shalat dua rakaat. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Antara pertanda hari Kiamat ialah seorang melalui masjid tetapi tidak kerjakan shalat dua rakaat didalamnya serta seorang tidak memberi salam terkecuali pada orang yang dikenalnya)”.

4. Tidak hiasi masjid terlalu berlebih

Antara kekeliruan yang berlangsung di masjid ialah menghiasi masjid serta memahatnya terlalu berlebih, berdasar hadis Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

إِذَا زَوَّقْتُمْ مَسَاجِدَكُمْ وَحَلَّيْتُمْ مَصَاحِفَكُمْ فَالدَّمَارُ عَلَيْكُمْ

“Jika kalian sudah mempercantik masjid kalian serta menghiasi mushaf-mushafmu karena itu keruntuhan sudah menerpa kalian”[39]. Dalam kisah lain disebut Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهىَ النَّاسُ فِي اْلمَسَاجِدِ

“Tidak berlangsung hari kiamat sampai manusia berlomba di (mempercantik) masjid” [40]

Dilarang berlebih-lebihan dalam hiasi masjid sebab hal tersebut menyelisihi sunnah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, “Jika kalian sudah menghiasi mushaf-mushaf kalian serta menghiasi masjid-masjid kalian, karena itu keruntuhan akan menerpa kalian”[41]. Beliau Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Antara pertanda hari kiamat ialah manusia berbangga-bangga dengan masjid”[42].

5. Tidak Ambil Tempat Spesial Di Masjid

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam larang seorang shalat seperti gagak mematuk, serta larang duduk seperti duduknya binatang buas, serta ambil tempat di masjid seperti unta ambil tempat duduk [43]. Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “maknanya ialah sebab hal itu dapat menggerakkan pada karakter ekspos, riya, serta sumah, dan mengikat diri dengan tradisi serta tekad. Demikian itu adalah bencana. Oleh karena itu, seorang hamba harus berupaya semaksimal kemungkinan supaya tidak terperosok ke dalamnya”.

6. Larangan Keluar Sesudah Adzan Terkecuali Ada Fakta

Bila kita ada di masjid serta azan telah dikumandangkan, karena itu jangan keluar dari masjid sampai usai dtunaikannya shalat harus, terkecuali bila ada uzur. Ini seperti diceritakan dalam satu kisah dari Abu as Sya’tsaa radhiallahu’anhu, beliau mengatakan,

كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَأَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ الْمَسْجِدِ يَمْشِي فَأَتْبَعَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ بَصَرَهُ حَتَّى خَرَجَ مِنْ الْمَسْجِدِ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَمَّا هَذَا فَقَدْ عَصَى أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Kami sempat duduk bersama-sama Abu Hurairah dalam satu masjid. Selanjutnya muazin mengumandangkan azan. Lalu ada seorang lelaki yang berdiri selanjutnya keluar masjid. Abu Hurairah lihat hal itu selanjutnya beliau mengatakan, “Tindakan orang itu termasuk juga bermaksiat pada Abul Qasim (Nabi Muhammad) Shallallahu’alaihi Wasallam” [45].

7. Larangan Cari Barang Yang Hilang Di Masjid Serta Mengumumkannya

Jika dijumpai seorang memberitahukan kehilangan di masjid, karena itu sebutkanlah, “Semoga Allah tidak mengembalikannya padamu”. Seperti sabda Rasululllah Shallallahu’alaihi Wasallam, “Barangsiapa dengar seorang memberitahukan barang yang hilang di masjid, karena itu sebutkanlah, “Semoga Allah tidak mengembalikannya padamu. Sebenarnya masjid-masjid tidak dibuat untuk ini”[46].

8. Larangan Jual Beli ke Masjid

Bila jual membeli dilaksanakan di masjid, karena itu pasti peranan masjid akan menjadi pasar serta tempat jual membeli hingga jatuhlah kehormatan masjid dengan karenanya. Berdasar sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “jika kalian lihat orang yang jual beli ke dalam masjid karena itu sebutkanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan dalam jual belimu!”.Imam As-Shan’ani mengatakan, “Hadis ini memperlihatkan haramnya jual beli ke dalam masjid, serta harus buat orang yang menyaksikannya untuk mengatakan pada penjual serta konsumen mudah-mudahan Allah tidak memberikan keuntungan dalam jual belimu! Untuk peringatan padanya”[48].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *