Jangan Lewatkan Informasi Ini Sebelum Membeli Senapan Angin Gejluk

 Jangan Lewatkan Informasi Ini Sebelum Membeli Senapan Angin Gejluk

Sudah bukan rahasia lagi jika membicarakan tentang senapan angin tentu tidak akan terlewatkan jenis senapan angin yang paling populer, yaitu senapan angin gejluk kata gejluk sendiri diambil dari  bahasa Jawa memiliki arti dipompa yang dimana senapan angin ini merupakan kombinasi dari senapan angin PCP dengan senapan uklik.

 Jangan Lewatkan Informasi Ini Sebelum Membeli Senapan Angin Gejluk

Jenis senapan angin gejluk sangat cocok digunakan bagi seseorang yang memiliki hobi berburu. Yang menarik senapan angin ini sudah didukung oleh berbagai macam inovasi yang  sangat baik sehingga semakin diminati dan banyak diburu oleh pecinta senapan.

Sistem kerja senapan angin gejluk adalah dengan memanfaatkan tekanan angin yang dimampatkan  sehingga dapat mendorong peluru ketika ingin melakukan tembakan. Untuk mengenal senapan angin gejluk maka ada bagian – bagian yang perlu diketahui seperti :

  1. Sistem Knock Open Valve yaitu sistem yang menjadi proses perpindahan tekanan angin  akibat dari ketukan di bagian pentilan
  2. Tegangan Pegas dan Gigi Rack yang berfungsi untuk mengontrol besar kecilnya yang akan digunakan untuk melakukan tembakan.
  3. Bentuk pompa model gejluk yang berfungsi untuk menentukan seberapa kuat power yang akan dihasilkan pada tembakan nantinya.
  4. Jumlah tembakan yang dilepaskan Berdasarkan Pada Tarian. Artinya semakin sering dilakukan tarian maka jumlah tembakan yang akan dihasilkan juga semakin banyak .

Tipe senapan angin yang beredar dipasaran juga sangat beragam jenisnya. Seperti Senapan angin gejluk sanaji dan senapan angin gejluk pasopati merupakan salah satu jenis senapan angin yang sangat populer di kalangan masyarakat. Kedua senapan angin ini memiliki kualitas dan harga yang berbeda-beda. Jadi bisa disesuaikan dengan modal dan kebutuhan pemiliknya. Dan berikut adalah bebrpaa tipe senapan angin gejluk yang cukup populer dikalangan masyarakat.

  1. Gejluk Pasopati Gamo

Senapan angin ini dilengkapi dengan laras dan popor yang terbuat dari besi dan kayu mahoni pilihan. Sehingga sangat nyaman digunakan. Besarnya kapasitas angin hingga 2400 PSI dan memiliki berat 2,5 kg. Senapan angin yang satu ini biasanya ditawarkan dengan harga cukup murah yaitu sekitar Rp 2,2 juta.

  1. Gejluk Pasopati Dual Power

Sedangkan senapan yang satu ini  memiliki laras anti karat yang dibuat dari bahan dasar besi. Senapan pasopati dual power ini mempunyai kapasitas angin hingga 2300 PSI serta mampu untuk menempuh jarak tembak sampai 90 meter. Sedangkan ukuranukurannya mencapai 3 kg. Harga senapan angin gejluk ini dijual dari harga Rp 2 juta.

  1. Gejluk Sanaji

Yang terakhir adalah senapan Sanaji yang merupakan kombinasi perpaduan antara senapan PCP dan senapan angin yang dibuat dari bahan dasar kuningan serta popor kayu sono. Besar tekanan pada senapan ini hingga 2500 PSI. Senapan angin gejluk sanaji dijual dengan harga cukup murah yaitu mulai dari Rp 1,7 juta saja.

baca juga : senapan angin gejluk double power

Setiap jenis senapan yang ditawarkan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum membelinya. Tak terlewatkan juga senapan angin gejluk ini. Inilah kelebihan dan kelemahan senapan angin gejluk yang harus Anda ketahui :

Kelebihan :

  •  Tidak perlu melakukan pemompaan hingga berulang kali ketika ingin menggunakan senapan.
  • Senapan  angin gejluk sudah memiliki speed grendel yang berfungsi sebagai pengatur kecepatan dalam membidik target.
  • Dilihat dari segi power maka sudah memiliki kualitas tinggi jika dibandingkan dengan senapan angin PCP.

Kelemahan :

  • Membutuhkan banyak waktu untuk melakukan pompa udara.
  • Sering menimbulkan goncangan pada saat melakukan pompa sehingga bisa saja merusak bagian teleskop.
  • Diperlukan pemompaan dengan cara bertahap. Hal ini bertujuan agar karet sil bisa berumur lebih lama.

Demikian informasi lengkap yang wajib kamu ketahui sebelum menbeli senapan angin gejluk. Semoga bermanfaat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>